Gejalanya adalah layar TV kadang berwarna kuning namun beberapa saat kemudian normal kembali. Makin hari TV ini makin membuat kesal karena warnanya baru akan normal apabila TV ini sudah digampar (dikeplak/dipukul). Awalnya cukup 1 kali pukul warnanya sudah normal namun lama-kelamaan perlu dipukul berkali-kali baru warnanya normal. Puncaknya adalah ketika akhirnya TV ini layarnya tetap kuning dan tetap membandel meskipun sudah dipukul berkali-kali.
Saatnya bagi Saya untuk beraksi. Jika Layar TV berwarna kuning itu artinya TV tersebut kehilangan warna Biru.
Mula-mula Saya membuka Case TV dengan obeng plus. Sebagaimana
diketahui di dalam TV ada 2 buah PCB yaitu PCB Besar/Utama (Mainboard)
dan PCB Kecil. PCB Kecil terletak menempel di ujung Tabung CRT TV. PCB Kecil inilah yang disebut Blok RGB (Blok Video).
Saya langsung fokus memeriksa Blok RGB (Blok Video). Saya perhatikan 3
buah Transistor terbesar yang pastinya masing-masing bertanggung jawab
untuk menampilkan warna RGB (Red/Green/Blue).
Untuk mengetahui mana
Transistor R, Transistor G, Transistor B caranya sangat mudah. Kita
cukup melihat tulisan R, G, B di PCB lalu mengurut jalurnya yang
berhubungan dengan masing-masing Transistor.
Saya menduga Transistor B yang mengatur warna Biru short
atau kondisinya masih baik namun solderannya sudah retak. Ternyata
Saya lihat solderan bukan cuma retak tapi hampir copot. Ya sudah Saya
lakukan penyolderan ulang. Kemudian Saya lakukan pengujian dan hasilnya
… jreeng ,,, sukses ,,, warna Biru sudah tampil dan warna layar TV
kembali normal seperti sediakala.

