Pada tahun 1939, NU menjadi anggota MIAI (Majelis Islam
A'la Indonesia), sebuah badan federasi partai dan ormas Islam di zaman
pendudukan Belanda. Saat pendudukanJepang yaitu tepatnya pada tanggal 24 Oktober 1943beliau ditunjuk menjadi KetuaMajelis
Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) menggantikan MIAI. Selaku
pemimpin Masyumi beliau merintis pembentukan Barisan
Hizbullah yang membantu perjuangan umat Islam mewujudkan kemerdekaan. Selain
terlibat dalam gerakan politik, tahun 1944 beliau mendirikan Sekolah TinggiIslam di Jakarta yang
pengasuhannya ditangani oleh KH. A. Kahar Muzakkir. Menjelang
kemerdekaan tahun 1945 ia
menjadi anggota BPUPKI dan PPKI, pada masa
presiden soekarno beliau sebagai mentri negara, beliau juga anggota KNIP (komite nasional
indonesia pusat), beliau juga menjabat sebagai mentri agama selama tiga kabinet
/ masa.
Wahid Hasyim
dengan segudang pemikiran tentang agama, negara, pendidikan, politik,
kemasyarakatan, NU, dan pesantren, telah menjadi lapisan sejarah ke-Islaman dan
ke-Indonesiaan yang tidak dapat tergantikan oleh siapapun.
Wahid Hasjim
adalah salah satu putra bangsa yang turut mengukir sejarah negeri ini pada masa
awal kemerdekaan Republik Indonesia.beliau mengawali kiprah kemasyarakatannya pada usia
relatif muda. Setelah menimba ilmu agama ke berbagai pondok pesantren di Jawa
Timur dan Mekah, pada usia 21 tahun Wahid membuat “gebrakan” baru dalam dunia
pendidikan pada zamannya. Dengan semangat memajukan pesantren, Wahid memadukan
pola pengajaran pesantren yang menitikberatkan pada ajaran agama dengan
pelajaran ilmu umum.Sistem klasikal diubah menjadi sistem tutorial. Selain
pelajaran Bahasa Arab, murid juga diajari Bahasa Inggris dan Belanda. Itulah
madrasah nidzamiyah. Beliau aktif dikepengurusan NU, beliau juga ketua NU
cab.jombang. thn 1040 beliau sebagi ketua LPMa’arif PBNU yg berkedudukan di
surabaya. Beliau menerbitkan majalah “SULUH NAHDLATUL ULAMA”. Beliau juga
membentuk liga muslimin indonesia yg anggotanya partai NU, partai serikat islam
indonesia (PSII) dan partai tarbiyah islamiyah (PERTI) Liga ini dibentuk tgl 30
agustus 1952. Beliau juga banyak membina para tokoh politik muda, diantaranya
jamaluddin malik, idham khaliq, M.hanafiyah, dll.

