SELAMAT DATANG DI TOKO AL-MUBARROK Urek-Urek Gondanglegi Malang, Kami Siap Membantu Melayani Semua Kebutuhan Anda...... TOKO AL-MUBARROK...........TOKO AL-MUBARROK...........TOKO AL-MUBARROK

PENTINGNYA KELUARGA DALAM PENDIDIKAN



Keluarga mempunyai peranan penting dalam
pendidikan, baik dalam lingkungan masyarakat
Islam maupun non-Islam. Karerena keluarga
merupakan tempat pertumbuhan anak yang pertama di
mana dia mendapatkan pengaruh dari anggota-anggotanya
pada masa yang amat penting dan paling kritis dalam
pendidikan anak, yaitu tahun-tahun pertama dalam
kehidupanya (usia pra-sekolah). Sebab pada masa tersebut
apa yang ditanamkan dalam diri anak akan sangat
membekas, sehingga tak mudah hilang atau berubah
sudahnya.
Dari sini, keluarga mempunyai peranan besar dalam
pembangunan masyarakat. Karena keluarga merupakan
batu pondasi bangunan masyarakat dan tempat pembinaan
pertama untuk mencetak dan mempersiapkan personilpersonilnya.
Musuh-musuh Islam telah menyadari pentingya peranan
keluarga ini. Maka mereka pun tak segan-segan dalam
upaya menghancurkan dan merobohkannya. Mereka
mengerahkan segala usaha ntuk mencapai tujuan itu.
Sarana yang mereka pergunakan antara lain:
1. Merusak wanita muslimah dan mempropagandakan
kepadanya agar meninggallkan tugasnya yang utama
dalam menjaga keluarga dan mempersiapkan
generasi.
2. Merusak generasi muda dengan upaya mendidik
mereka di tempat-tempat pengasuhan yang jauh dari
keluarga, agar mudah dirusak nantinya.
3. Merusak masyarakat dengan menyebarkan
kerusakan dan kehancuran, sehingga keluarga,
individu dan masyarakat seluruhnya dapat
dihancurkan.
Sebelum ini, para ulama umat Islam telah menyadari
pentingya pendidikan melalui keluarga. Syaikh Abu Hamid
Al Ghazali ketika membahas tentang peran kedua orangtua
dalam pendidikan mengatakan: "Ketahuilah, bahwa anak
kecil merupakan amanat bagi kedua orangtuanya. Hatinya
yang masih suci merupakan permata alami yang bersih dari
pahatan dan bentukan, dia siap diberi pahatan apapun dan
condong kepada apa saja yang disodorkan kepadanya Jika
dibiasakan dan diajarkan kebaikan dia akan tumbuh dalam
kebaikan dan berbahagialah kedua orang tuanya di dunia
dari akherat, juga setiap pendidik dan gurunya. Tapi jika
dibiasakan kejelekan dan dibiarkan sebagai mana binatang
temak, niscaya akan menjadi jahat dan binasa. Dosanya
pun ditanggung oleh penguru dan walinya. Maka hendaklah
ia memelihara mendidik dan membina serta mengajarinya
akhlak yang baik, menjaganya dari teman-teman jahat,
tidak membiasakannya bersenang-senang dan tidak pula
menjadikannya suka kemewahan, sehingga akan
menghabiskan umurnya untuk mencari hal tersebut bila
dewasa."
Template by : kendhin x-template.blogspot.com